Sabtu, 30 November 2013

Spreading Indonesia's Culture

Mengenalkan budaya Indonesia bukan hanya dalam acara-acara seperti Miss World, Miss Universe, atau menjadi duta Indonesia yang dikirim ke Luar Negeri. Tapi buktinya saya juga bisa mengenalkan kebudayaan Indonesia hanya melalui sosial network.

Banyak manfaat yang saya dapatkan, salah satunya saya juga dapet gebetan bule. *lol* Selain itu, saya juga jadi punya banyak temen yang selalu dengan senang hati menshare experience mereka dan skill saya dalam berbahasa Inggris juga dipergunakan di sini. So, It's so useful for my future,too.

Jadi, kalo banyak pihak yang bilang social network itu ga baik, kayaknya statement itu salah besar. Ga setiap yang jelek itu ga bermanfaat. Tinggal orang-orangmya aja, gimana mereka menggunakan social network itu.

Buat saya, social network itu adalah kehidupan kedua saya. Saya punya keluarga di sini yang selalu mensupport saya terutama pas exam. Bukan cuma ajang galau-galauan tapi sebagai ajang peng-ekspresian saya terhadap dunia.

Setidaknya upaya saya banyak membuahkan hasil. Ada beberapa temen saya dari berbagai belahan dunia sudi mengunjungi Indonesia. Jakarta dan Bali, dua kota Indonesia yang begitu terkenal. Tapi temen saya ga terkesan sama Jakarta, you-know-what, Jakarta kan macet. Mereka lebih terkesan sama Bali. Lebih natural dan sooo beautiful. Sayangnya, kota-saya, Solo, ga seterkenal mereka. Jadi mereka ga  begitu tahu soal Solo. Padahal Solo itu kulinernya lebih ngena daripada Bali dan Jakarta. Variasinya kalo Bali dikit, kalo Jakarta kena debu dan mahal, Solo jagonya kuliner.


0 komentar:

Posting Komentar